Dalam rangka meningkatkan kompetensi dosen dan kesiapan penerapan kurikulum baru, sejumlah dosen dari Program Studi Informatika Medis, Fakultas Ilmu Komputer (Fikom) Universitas Almuslim (Umuslim) turut serta dalam Workshop Penerapan Kurikulum Outcome Based Education (OBE). Kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk memastikan kurikulum program studi selaras dengan tuntutan era digital dan Society 5.0, khususnya dalam bidang informatika medis.
Workshop yang berlangsung selama dua hari, Selasa hingga Rabu (19-20/8), bertempat di Wisma Ilda Kampus Umuslim, Peusangan, Bireuen, ini diikuti oleh kurang lebih 20 peserta yang terdiri dari dosen dan pimpinan program studi di lingkungan Fikom.
Dekan Fikom Umuslim, Riyadhul Fajri, S.St., M.Kom., dalam sambutannya menekankan pentingnya workshop ini untuk meningkatkan pemahaman dosen tentang prinsip-prinsip OBE dan penerapannya dalam menyusun kurikulum, rencana pembelajaran, dan metode penilaian yang berorientasi pada hasil. “Di era digital ini, kurikulum OBE sangat penting untuk menghasilkan lulusan yang siap kerja dan mampu beradaptasi dengan perubahan global, termasuk di bidang kesehatan yang semakin terdigitalisasi,” jelasnya.
Secara khusus bagi Prodi Informatika Medis, workshop ini disambut dengan sangat antusias. Heri Gustami, M.Kom., Ketua Program Studi Informatika Medis, yang hadir didampingi oleh Ketua Prodi Informatika, Hannan Asrawi, M.Kom., menyatakan bahwa workshop ini sangat berdampak positif bagi pengembangan kurikulum prodinya. “Workshop ini memberikan pemahaman mendalam untuk menyusun kurikulum yang tidak hanya adaptif terhadap perubahan zaman tetapi juga spesifik memenuhi kebutuhan kompetensi di bidang kesehatan digital. Kami berharap para dosen Informatika Medis dapat segera mengimplementasikan kurikulum berbasis OBE mulai semester ini,” ujar Heri Gustami.
Pemateri workshop, Ir. Galih Wasis Wicaksono, S.Kom., M.Cs., dari Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) yang juga Sekretaris Bidang Kurikulum DPP Aptikom, memberikan berbagai materi komprehensif. Peserta diajak untuk berdiskusi dan berpraktik langsung dalam menyusun komponen-komponen kunci kurikulum OBE, seperti:
· Strategi merancang kurikulum berfokus pada capaian pembelajaran.
· Penyusunan Profil Lulusan yang kompeten di bidang informatika medis.
· Perumusan Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja kesehatan dan teknologi informasi.
· Penjabaran Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK) untuk mendukung tercapainya CPL.
Keterlibatan aktif dosen Informatika Medis dalam workshop ini diharapkan dapat memperkuat fondasi pendidikan dalam menghasilkan lulusan yang tidak hanya menguasai konsep ilmu komputer tetapi juga mampu menerapkannya untuk memecahkan masalah di dunia medis dan kesehatan, sehingga siap berkontribusi di era Society 5.0.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh tim dari Badan Penjaminan Mutu (BPM) Universitas Almuslim, menunjukkan komitmen universitas dalam mendukung implementasi kurikulum yang bermutu dan berorientasi pada outcome di semua program studi, termasuk Informatika Medis.
