Bireuen – Program Studi (Prodi) Informatika Medis (S1) Universitas Almuslim (Umuslim) Bireuen, membuktikan bahwa usia bukanlah penghalang untuk berprestasi. Prodi yang baru dibentuk ini berhasil meraih hibah kompetitif dalam Program Bantuan Pengembangan dan Penyelenggaraan Pembelajaran Digital Tahun 2024 dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) RI.
Keberhasilan ini diumumkan secara resmi melalui surat Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan Dirjen Diktiristik Kemendikbudristek Nomor: 2876/E2/DT.00.02/2024 pada tanggal 3 Mei 2024. Prodi Informatika Medis, yang berada di bawah Fakultas Informatika dan Komputer (FIKOM), terpilih sebagai salah satu penerima hibah bersama dengan Prodi Pendidikan Fisika FKIP.
Rektor Umuslim, Dr. Marwan, M.Pd., menyatakan bahwa capaian ini merupakan suatu prestasi yang sangat membanggakan, khususnya untuk Prodi Informatika Medis yang masih sangat baru. “Semoga dengan adanya hibah ini, dapat mendukung pengembangan pembelajaran berbasis digitalisasi dalam perkuliahan di Kampus Umuslim,” ujar Rektor saat diwawancarai, Rabu (22/5/2024). Beliau didampingi langsung oleh Dekan FIKOM, Riyadhul Fajri, S.St., M.Kom.
Dr. Marwan juga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada tim penyusun proposal dari kedua prodi serta seluruh civitas akademika yang terlibat, yang telah bekerja keras mengharumkan nama almamater.
Fokus utama pemberian hibah ini adalah untuk mendorong terciptanya inovasi dalam proses belajar mengajar yang memanfaatkan teknologi digital, sehingga materi perkuliahan dapat lebih interaktif, mudah diakses, dan sesuai dengan kebutuhan zaman.
Ketua Prodi Informatika Medis, Heri Gustami, S.Kom., M.Kom., mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaan yang luar biasa atas keberhasilan ini. “Saya tidak menyangka bisa memenangkan hibah tersebut karena Prodi ini baru terbentuk. Keberhasilan ini telah memotivasi kami untuk berbuat lebih baik lagi. Juga telah memberi warna baru bagi proses perkuliahan Prodi yang baru terbentuk,” tutur Heri Gustami dengan penuh haru.
Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi Prodi Informatika Medis untuk segera mengakselerasi pengembangan infrastruktur pembelajaran digital, seperti pengembangan e-modul, simulator, atau platform belajar khusus yang relevan dengan bidang kesehatan dan teknologi informasi. Hal ini diharapkan dapat langsung dirasakan oleh mahasiswa untuk meningkatkan kualitas kompetensi lulusan.
Dengan diraihnya hibah ini, Prodi Informatika Medis di bawah kepemimpinan Heri Gustami tidak hanya mendapatkan dukungan pendanaan, tetapi juga pengakuan nasional atas komitmennya untuk mencetak tenaga ahli yang terampil di persimpangan ilmu kesehatan dan informatika sejak dini.
