Mahasiswa Informatika Medis FIKOM Umuslim Raih Gelar Wakil 1 Agam Inong Bireuen 2025, Bukti Soft Skill yang Diperlukan di Dunia Teknologi Kesehatan

Bireuen – Prestasi gemilang kembali ditorehkan oleh keluarga besar Fakultas Ilmu Komputer (FIKOM) Universitas Almuslim. Dhaifan (23), mahasiswa Program Studi Informatika Medis, berhasil meraih posisi Wakil 1 Agam dalam ajang bergengsi Agam Inong Bireuen 2025.

Penobatan gelar tersebut berlangsung meriah pada Grand Final yang digelar di Aula Hotel Fajar, Bireuen, Jumat malam (18/07/2025). Ajang ini tidak hanya menilai penampilan, tetapi juga menguji intelektualitas, bakat, serta wawasan kebudayaan dan kepariwisataan daerah yang diikuti oleh 65 peserta terbaik dari seluruh kecamatan di Kabupaten Bireuen.

Dalam pernyataannya, Dhaifan mengungkapkan rasa syukur dan bangganya. Ia menekankan bahwa pengalaman selama karantina hingga final telah membentuknya menjadi pribadi yang lebih percaya diri, komunikatif, dan bertanggung jawab—keterampilan yang sangat krusial bagi seorang calon profesional di bidang teknologi informasi kesehatan.

“Partisipasi saya di ajang ini adalah bentuk kontribusi nyata kami sebagai generasi muda untuk mempromosikan potensi wisata dan budaya Bireuen. Ke depannya, saya berharap dapat mengintegrasikan ilmu yang saya pelajari di Informatika Medis, khususnya dalam pemanfaatan media digital, untuk memperkenalkan kekayaan lokal kita kepada masyarakat yang lebih luas,” tegas Dhaifan, yang juga aktif sebagai Ketua Bidang Kaderisasi Himpunan Mahasiswa Informatika Medis (HIMAIM) FIKOM periode 2023–2024.

Keberhasilan Dhaifan ini merupakan cerminan dari keseimbangan antara prestasi akademik dan non-akademik yang selalu didorong oleh Program Studi Informatika Medis. Selain aktif di HIMAIM, Dhaifan juga mengasah kemampuannya di organisasi eksternal kampus, yakni Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bireuen.

Pihak fakultas menyambut hangat prestasi ini. Dekan Fakultas Ilmu Komputer Universitas Almuslim, dalam sambutannya, menyampaikan apresiasi dan kebanggaan yang mendalam.

“Kami sangat bangga atas pencapaian Dhaifan. Prestasi ini membuktikan bahwa mahasiswa FIKOM, khususnya Prodi Informatika Medis, tidak hanya unggul dalam hal teknis dan akademik, tetapi juga memiliki soft skill kepemimpinan, public speaking, dan kecintaan terhadap budaya yang kuat. Semoga ini dapat memotivasi seluruh mahasiswa lainnya untuk terus berkarya dan menorehkan prestasi di segala bidang,” ujar Dekan.

Ajang Agam Inong Bireuen merupakan wahana pembinaan generasi muda untuk peduli terhadap pelestarian budaya dan pengembangan pariwisata. Melalui capaian Dhaifan, diharapkan nama baik Program Studi Informatika Medis dan Universitas Almuslim semakin dikenal dan dapat membuka jalan bagi inovasi digital yang mendukung sektor pariwisata dan kesehatan di daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *