Meulaboh, Aceh Barat – Muhammad Fataya Bilqisthi, mahasiswa Program Studi Informatika Medis Universitas Almuslim, menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih medali perunggu dalam cabang panahan pada Pekan Olahraga Mahasiswa Daerah (POMDA) Aceh XIX Tahun 2025. Ajang bergengsi yang digelar di Universitas Teuku Umar (UTU), Meulaboh, Aceh Barat, pada 11-18 Juni 2025 ini mempertemukan atlet-atlet terbaik mahasiswa se-Aceh.

Perjuangan Ketat di Lapangan Panahan
Fataya, yang juga merupakan anggota aktif Persatuan Panahan Indonesia (PERPANI) Kabupaten Bireuen, menunjukkan konsistensi dan mental kompetitif yang kuat selama pertandingan. Bersaing dengan puluhan Pemanah handal dari berbagai kampus, ia berhasil menembus tiga besar setelah melalui serangkaian babak eliminasi yang menegangkan.
“Target awal hanya ingin memberikan yang terbaik, tapi Alhamdulillah bisa membawa pulang medali. Ini adalah hasil dari pembinaan PERPANI Bireuen dan pelatihan intensif bersama Club Panahan Universitas Almuslim,” ungkap Fataya dengan penuh syukur.
Dukungan Kampus dan Pembinaan Berkelanjutan
Sebagai bagian dari Club Panahan Universitas Almuslim, Fataya kerap mengikuti turnamen lokal dan regional. Namun, prestasinya di POMDA Aceh XIX ini menjadi pencapaian tertingginya sejauh ini. Dr. Marwan M.Pd, Rektor Universitas Almuslim, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya.
“Kami sangat mendukung mahasiswa yang berprestasi di bidang olahraga. Fataya adalah bukti bahwa dengan disiplin dan dukungan yang tepat, mahasiswa kami bisa bersaing di tingkat daerah, bahkan nasional,” tegasnya.
Sementara itu, Dekan Fakultas Ilmu Komputer (FIKOM) Universitas Almuslim, Riyadhul Fajri, S.ST., M.Kom., turut memberikan apresiasi: “Sebagai mahasiswa Informatika Medis, Fataya telah membuktikan bahwa kemampuan multidisiplin sangat penting. Prestasinya di panahan menunjukkan bahwa mahasiswa FIKOM tidak hanya handal di bidang teknologi, tetapi juga mampu berprestasi di bidang lain. Ini sejalan dengan visi kami untuk mencetak lulusan yang kompeten dan berkarakter.”
Sementara itu, Ketua PERPANI Kabupaten Bireuen, Almuttaqim, M.Pd., turut berbangga atas pencapaian Fataya. “Dia adalah salah satu atlet berbakat yang kami bina. Prestasi ini membuktikan bahwa Bireuen memiliki potensi panahan yang patut diperhitungkan,” ujarnya.
Harapan untuk Lomba yang Lebih Tinggi Dengan raihan ini, Fataya berpeluang untuk mewakili Aceh di Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNAS) mendatang. Ia bertekad untuk terus meningkatkan kemampuannya agar bisa bersaing di level nasional.
“Semoga ini bukan akhir, tapi awal untuk langkah yang lebih besar. Saya berharap bisa membawa nama Aceh dan Bireuen lebih jauh,” tandasnya penuh semangat.
POMDA Aceh XIX Tahun 2025 sukses digelar dengan partisipasi Ratusan atlet dari berbagai perguruan tinggi di Aceh. Prestasi Fataya tidak hanya menjadi kebanggaan Universitas Almuslim, tetapi juga membuktikan bahwa kolaborasi antara kampus dan organisasi olahraga seperti PERPANI mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi.
#POMDAAceh2025 #Panahan #UniversitasAlmuslim #PERPANIBireuen #UTUMeulaboh #MahasiswaBerprestasi
